Pelatihan Digital Creative Tingkatkan Kompetensi Masyarakat Gunung Sari di Era Digitalisasi
Oleh:
Aurel Julia
Pelatihan
15 September 2025
Bandar Lampung, 15 September 2025 — Dalam upaya memperkuat kompetensi masyarakat di bidang teknologi kreatif dan mendukung program Revitalisasi Kearifan Lokal Berbasis Budaya melalui Sari Budaya di Kelurahan Gunung Sari Sebagai Wisata Edukatif Kota Bandar Lampung, tim PPK Ormawa UKM DCFC Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya melaksanakan kegiatan Pelatihan Digital Creative (Editing Video dan Desain Grafis).
Kegiatan ini menghadirkan dua pelatih muda berbakat, Defanda Hafidz Gumilar dan Wira Ananta, yang dikenal aktif di bidang creative media serta produksi konten digital. Keduanya membagikan ilmu dan pengalaman seputar proses produksi visual mulai dari tahap dasar hingga tingkat lanjut. Pelatihan ini menjadi salah satu langkah strategis untuk membekali masyarakat dengan keterampilan digital yang dapat mendukung promosi wisata budaya Gunung Sari melalui media kreatif dan modern.
Dalam sesi pertama, Defanda Hafidz Gumilar memfokuskan materi pada editing video, mulai dari pengenalan perangkat lunak seperti Adobe Premiere, CapCut, dan DaVinci Resolve, hingga teknik lanjutan seperti color grading, motion transition, dan penyusunan alur visual yang menarik. Peserta diajak memahami bagaimana mengolah video menjadi media informasi yang komunikatif sekaligus menarik untuk promosi wisata budaya.
“Keterampilan mengedit video bukan lagi kemampuan tambahan, melainkan kebutuhan penting di era digital. Dengan adanya penguasaan teknik dasar dan kreativitas, masyarakat bisa memproduksi konten yang mampu mengangkat potensi budaya lokal ke audiens yang lebih luas,” jelas Defanda Hafidz Gumilar saat memberikan pelatihan.
Sementara itu, Wira Ananta membawakan sesi kedua dengan fokus pada desain grafis dan komunikasi visual. Ia memperkenalkan perangkat seperti Canva, Photoshop, CorelDRAW, dan Illustrator, serta mengajarkan prinsip desain seperti komposisi, tipografi, tata letak (layout), dan pemilihan warna. Selain aspek teknis, peserta juga dibimbing untuk memahami pentingnya branding dan storytelling dalam desain agar pesan visual dapat tersampaikan secara efektif.
“Desain bukan sekadar gambar yang indah, tetapi bahasa visual yang bisa menyampaikan pesan dengan kuat. Kami ingin masyarakat Gunung Sari mampu menciptakan karya yang tidak hanya menarik secara estetika, tapi juga memiliki nilai budaya,” ujar Wira Ananta.
Pelatihan yang berlangsung dengan antusiasme tinggi ini diikuti oleh masyarakat Kelurahan Gunung Sari, anggota Karang Taruna, serta calon anggota komunitas Sari Budaya. Peserta tidak hanya mendapatkan materi teori, tetapi juga praktik langsung membuat konten digital bertema budaya lokal. Beberapa peserta bahkan berhasil memproduksi video pendek dan desain poster promosi wisata yang menampilkan keindahan dan tradisi Gunung Sari.
Dari kegiatan ini, peserta memperoleh keterampilan dasar dalam editing video dan desain grafis yang dapat diterapkan untuk kebutuhan promosi budaya, dokumentasi kegiatan, maupun pembuatan konten digital secara mandiri. Selain itu, pelatihan ini juga menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya digitalisasi dalam memperkuat sektor wisata budaya lokal. Hasil dari pelatihan menunjukkan peningkatan keterampilan dan kreativitas peserta dalam menciptakan konten visual. Banyak peserta merasa lebih percaya diri untuk memanfaatkan teknologi dalam mendukung kegiatan komunitas Sari Budaya dan promosi wisata edukatif.
Dengan terselenggaranya Pelatihan Digital Creative (Editing Video dan Desain Grafis) ini, program PPK Ormawa UKM DCFC terus menunjukkan komitmennya dalam membangun masyarakat yang kreatif, adaptif terhadap teknologi, serta berdaya saing di era digital, sembari tetap menjaga nilai-nilai budaya lokal sebagai identitas utama Gunung Sari.